fajarnews

Meneguhkan Pers yang Independen

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 2 Mei 2017 | 22:41 WIB

Ist
Agus Arifin, Pemimpin Redaksi HU Fajar Cirebon.*

Fajarnews.com- Tanggal 2 Mei lima tahun lalu (2012), Harian Umum Fajar Cirebon (HU FC) terbit perdana untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning). Tanggal 2 Mei yang secara nasional diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional dipilih menjadi titik awal terbitnya “FC”, tentu bukanlah tanpa alasan.

Pendiri “FC” yang juga Bupati Cirebon periode 2003-2008 dan 2008-2013, H Dedi Supardi, sejak awal berharap agar “FC” tumbuh dan berkembang menjadi koran harian yang tidak hanya menjadi entitas bisnis media massa semata, namun juga turut memberikan pencerahan (enlightment) dan pengayaan (enrichment) bagi masyarakat dan juga para pemangku kebijakan di wilayah edarnya. Dengan semangat hari kelahiran yang sama dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional, “FC” diharapkan senantiasa memberikan pencerahan dan pengayaan bagi para pembacanya.

Pada perayaan HUT ke-5 ini, “FC” patut bersyukur sekaligus bangga diri. Pasalnya, bukan hal yang mudah bagi sebuah surat kabar harian yang terbit di daerah, melewati tantangan tidak ringan sejak tahun pertama hingga tahun kelima (dan tahun-tahun selanjutnya). “FC” merupakan satu-satunya surat kabar harian di wilayah edar Ciayumajakuning yang terbit mandiri.

Salah satu kebanggan kami yang lain adalah keberhasilan “FC” menerima dan lolos dari tantangan sejak awal berdiri hingga kini berusia lima tahun. Tantangan yang dihadapi “FC”, tidak hanya soal bagaimana harus berkompetisi dalam menyajikan berita-berita terbaik yang ditunggu masyarakat, namun juga tantangan dalam bentuk lain. Namun  tantangan atau bahkan “tekanan”  yang diterima itu dijadikan pemacu semangat bagi kami agar “FC” bisa tetap eksis dan makin berkembang.  

Berhasil melewati masa lima tahun pertama dengan cukup gemilang, ditunjang tiras penjualan koran dan iklan yang angkanya terus meningkat setiap tahunnya, membuat kami semakin yakin “FC” tidak hanya bergerak melaju, namun melesat menjadi surat kabar yang bebas dari intervensi kepentingan sesaat. Berpijak pada hal tersebut, kami optimistis cita-cita “FC” menjadi media yang maju dan berkembang akan terwujud.

Tidak kami pungkiri, “FC” pernah mengalami masa-masa sulit. Bagi kami, masa-masa sulit bukanlah batu sandungan apalagi halangan untuk terus maju. Masa-masa sulit hanyalah ujian yang diberikan Allah kepada umatnya, agar ia senantiasa beriman. Bukankah dalam Alquran Surat Al-Ankabut Ayat 2-3 Allah berfirman: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”

Dan berkat kekompakan, keyakinan dan kerja keras semua pihak, mulai dari unsur pimpinan hingga tingkat paling bawah, semua kesulitan itu berhasil dilalui, hingga kini kami genap berusia lima tahun.  Dan kini setelah semua proses itu berhasil dilalui, perlahan namun pasti “FC” mampu menempatkan diri sebagai surat kabar lokal yang harus dihitung keberadaannya.  

Kami menyadari, pada masa-masa awal berdirinya koran ini, tidak sedikit cibiran yang datang, tidak hanya dari masyarakat awam, bahkan juga dari para rekan seprofesi yang menuding jika “FC” lahir hanya untuk kepentingan sesaat. Kami tidak banyak beretorika untuk menjawab semua cibiran tersebut. Semua cibiran yang datang, kami hadapi dengan kerja, kerja dan kerja.

Semua asam garam dan pahit manis yang selama lima tahun ini jalani, semakin mendewasakan awak redaksi, yang menjadi dapur utama dalam mengolah dan menyuguhkan informasi kepada masyarakat. “FC” percaya profesionalitas jajaran redaksi memegang peranan utama dalam bisnis persuratkabaran. Karenanya, dengan tanpa mengenal lelah kami terus berupaya meningkatkan kemampuan seluruh jajaran awak redaksi agar senantiasa menghasilkan karya jurnalistik yang bisa dipercaya, enak dibaca dan ditunggu masyarakat.            

Kami pun percaya, dengan terus berupaya menjadi pers yang independen, bebas dari kepentingan, cita-cita terwujudnya masyarakat demokratis dan beradab dapat terlaksana. “FC” siap menjadi pengawas yang membunyikan alarm (peringatan) atas hal-hal yang terjadi di masyarakat. Kami siap melakukan itu, meski harus menghadapi risiko tidak ringan dalam banyak hal karenanya.

Bagi kami, bisnis dan tujuan mulia jurnalisme harus berjalan seimbang. Sejalan dengan motto perusahan yang SIP (santun, intelektual dan profesional), kami senantiasa berusaha terus menyajikan informasi terkini kepada masyarakat secara santun dengan dukungan data dari sumber terpercaya dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran universal.

Sangat kami sadari, selama lima tahun ini kami belum sepenuhnya bisa memberi kepuasan dalam memenuhi hasrat informasi bagi masyarakat. Namun, berbekal semua pengalaman yang telah kami capai ditambah keinginan kuat untuk terus menerus meningkatkan kapasitas diri, hal-hal yang belum bisa kami penuhi di masa lima tahun ke belakang, akan dapat kami suguhkan di masa mendatang.

“FC” patut menghaturkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada segenap pembaca dan juga relasi selama ini dan insyaallah selamanya menjalin kebersamaan. Juga kepada seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan yang telah menopang dan menjadi mitra kami. Kami tidak pernah bosan menerima kritik dan saran membangun yang disampaikan semua sahabat.

Dan pada hari yang berbahagia ini tidak bosan-bosnnya kami mengucap syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kami rumah, yang tidak hanya melindungi namun melalui ridlo-Nya telah memberikan penghidupan kepada seluruh karyawannya. Semoga di masa depan “FC” senantiasa diberikan kekuatan untuk meraih kesuksesan dan kejayaan bisnis media. Amin.***

fajarnews.com